INFLUENCE DIAGRAM

Maret 24, 2010 fatchiati

Karakterisasi sistem merupakan pendekatan kondisi dunia nyata yang berhubungan dengan suatu permasalahan digambarkan dalam sebuah sistem. Solusi dari permasalahan didefinisikan sebagai tujuan (goal). Proses mendeskripsikan suatu sistem membutuhkan pemahaman inti dan konsep yang digunakan dalam pendekatan sistem (system approach). Permasalahan dalam dunia nyata, biasanya sangat kompleks. Jika sistem dilihat dan dideskripsikan secara keseluruhan, maka permasalahan menjadi tercampur (involved) dan tidak teratur (unmanageable). Tidak semua fitur dunia nyata relevan sebagai solusi, sehingga penjelasan secara parsial biasa digunakan. Penjelasan secara parsial biasanya disebut sebagai karakterisasi sistem. Karakterisasi sistem hanya melibatkan fitur-fitur yang relevan membuat sebuah solusi. Karakterisasi sistem merupakan proses penyederhanaan (simplification) dan idealisasi (idealization).

Sebuah sistem didefinisikan sebagai sekumpulan objek yang saling berhubungan. Objek memiliki atribut-atribut yang dideskripsikan sebagai parameter dan variabel. parameter adalah atribut intrinsik sebuah objek. Sedangkan variabel adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk mendeskripsikan interaksi atau hubungan antar objek-objek dalam suatu sistem.

Karakterisasi sistem dapat digambarkan dalam influence diagram. Influence diagram sering digunakan untuk menggambarkan suatu pendekatan proses. Gambar di bawah menunjukkan kaidah diagram yang digunakan

Notasi secara jelas mengidentifikasi beberapa elemen yang terlibat seperti input yang terkendali ( control inputs), input yang tidak terkendali (uncontrollable inputs), output, dan komponen sistem. Komponen-komponen sistem direpresentasikan dengan atribut-atributnya, karena hal ini berpengaruh atau berubah dengan adanya influence relationships. Masing-masing atribut ditunjukkan secara terpisah dan dapat  dilihat pada variabel-variabel sistem.Untuk atribut yang dapat dihitung, variable sistem adalah nilai dari corresponding state variable. Sebagai contoh, pada production/inventory system, ‘raw material’ yang dipakai menjadi variable dan jumlah atau nilai rata-ratanya adalah nilainya. Ini akan mengurangi besarnya stock raw material. Gambar berikut merupakan contoh influence diagram pada production/inventory system


Entry Filed under: Optimisasi

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

JUST ME

Calendar

Maret 2010
S S R K J S M
« Apr   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Recent Posts

Categories

SEARCH

Blogroll

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.